Rabu, 31 Januari 2018

Gubernur BoE: Fokus Kini Kembali Pada Upaya Menurunkan Inflasi


Bank of England (BoE) mengalihkan fokusnya kembali ke urusan yang lebih konvensional untuk menurunkan inflasi karena ekonomi Inggris menunjukkan telah berhasil mengatasi kerusakan akibat krisis keuangan 2007-09, kata Gubernur BoE Mark Carney mengatakan pada hari Selasa waktu setempat.

Sedikit lebih dari seminggu sebelum BoE memberikan penilaian terbaru mengenai ekonomi, Carney mengatakan bahwa upah meningkat secara bertahap, sesuatu yang ingin dilihat oleh bank sentral tersebut saat mempertimbangkan kapan menindaklanjuti kenaikan suku bunga pertama di bulan November, pertama kalinya dalam satu dekade.
"Yang penting dengan kebijakan sekarang adalah bahwa karena pengenduran ekonomi telah tersingkir, kami pindah ke wilayah yang lebih konvensional untuk kebijakan moneter, di mana fokusnya semakin pada mengembalikan inflasi secara berkelanjutan ke targetnya," kata Carney kepada anggota House of Lords (majelis tinggi parlemen Inggris).
"Pasar tenaga kerja terus mengetat. Kami melihat penguatan upah secara bertahap," kata Carney.
Upah akan segera mulai tumbuh lebih cepat dari inflasi, Carney menambahkan dan ia mengatakan pula, "Perhatian pasar tenaga kerja dan kenaikan upah selama beberapa tahun ke depan tampaknya berjalan dengan baik, jadi ada kemungkinan kembalinya pertumbuhan pendapatan riil akhir tahun ini."
BoE menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2007 di bulan November dan mengatakan akan menaikkannya lagi selama tiga tahun ke depan karena sedang berusaha menurunkan inflasi ke target 2 persen.
Inflasi bulan November mencapai level tertinggi hampir enam tahun di 3,1 persen, didorong oleh terpukulnya nilai sterling yang disebabkan oleh pemungutan suara Brexit 2016. Inflasi turun kembali ke 3,0 persen pada bulan Desember namun tetap lebih cepat dari pertumbuhan gaji yang berada di sekitar 2,5 persen.
Data yang dipublikasikan minggu lalu menunjukkan ekonomi Inggris berjalan lebih baik dari perkiraan BoE pada akhir tahun lalu, meskipun masih tertinggal jauh di bawah pertumbuhan yang lebih kuat di banyak negara kaya lainnya yang sebagian besar karena dampak hasil dari referendum Brexit.
Namun Carney juga mengatakan bahwa produktivitas ekonomi Inggris yang secara kronis lemah, menjadi beban pada standar hidup dan mendorong inflasi, tampaknya merupakan masalah yang lebih persisten daripada yang diperkirakan pada beberapa tahun yang lalu.
Pertumbuhan produktivitas diperkirakan akan meningkat menjadi 1,0-1,5 persen setahun selama tiga tahun ke depan, namun tidak terlihat pada jalur untuk kembali ke tingkat 2 persen yang terlihat sebelum krisis keuangan.
Mayoritas ekonom memperkirakan kenaikan suku bunga BoE berikutnya akan terjadi di paruh kedua tahun 2018 namun sebagian memperkirakan akan terjadi di bulan Mei. Publikasi perkiraan ekonomi BoE yang terbaru pada 8 Februari dapat membantu memberi petunjuk yang lebih jelas kepada para investor mengenai langkah BoE selanjutnya.
Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

My Documents Photo

Wisuda